CATATAN RAMADHAN : SUDAH ISTIQOMAHKAH KITA DALAM BERIBADAH ?

CATATAN RAMADHAN : SUDAH ISTIQOMAHKAH KITA DALAM BERIBADAH ?

Oleh Ust. Triyadi

Mushola Fathul Hakim | Kamis, 31 Mei 2018

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ

Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.

 

Apasih istiqomah itu ?

Yang dimaksud istiqomah adalah menempuh jalan (agama) yang lurus (benar) dengan tidak berpaling ke kiri maupun ke kanan. Istiqomah ini mencakup pelaksanaan semua bentuk  ketaatan (kepada Allah) lahir dan batin, dan meninggalkan semua bentuk larangan-Nya

Berikut ini kiat-kiat Istiqomah dalam Beribadah :

  • Berdo’a. Karena tidak ada penghimpun kebaikan selain doa. Maka do’a ini harus dilandasi keikhlasan karena Allah. Karena tidak ada ibadah yang diterima tanpa hal ini. Dan berusaha berdo’a dengan do’a-do’a yang tercantum dalam Al-Qur’an atau Hadits Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalamserta memperhatikan adab-adabnya.
  • Senantiasa membaca dan menghayati Al-Qur’an.

 

“Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al Qur’an”(Qs. Al Baqarah :185)

Lalu Bagaimana kedekatan jaman dahulu dengan Al-Quran ? kedekatan jaman dahulu dengan Al-Quran sama seperti halnya kedekatan kita yang tak bisa jauh dengan HP atau Gadget kita. Sangat miris bukan ? ya, marilah kita tahan tangan kita sebentar untuk tidak mencari serta menggunakan gadget kita, dan perbanyaklah untuk melakukan pendekatan diri dengan Al-Qur’an.

  • Berteman dengan teman yang shalih. Lingkungan sangatlah berpengaruh untuk kehidupan kita. Apabila lingkungan baik, insyaAllah kita pun akan menjadi baik. Begitu pula sebaliknya.
  • Senantiasa muhasabah dan menghindari maksiat
  • Dsb

 

Hati kita bisa saja berbolak-balik dengan mudahnya. Oleh karena itu, do’a yang paling sering Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam panjatkan adalah,

يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِى عَلَى دِينِكَ

“Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.”

Leave a Comment