KEGIATAN UPGRADING PENGURUS FOSMI FH UNS PERIODE 2018/2019

Sabtu (14/04/2018) telah dilaksanakan Upgrading Pengurus Forum Silatutahmi Mahasiswa Islam (FOSMI) periode 2018/2019 yang bertempat di joglo Fakultas Kedokteran UNS. Upgrading merupakan kegiatan yang diselenggarakan dengan tujuan untuk lebih mengenal antara pengurus yang satu dengan pengurus lainnya. Kegiatan Upgrading dibuka pukul 08.00 WIB dengan sambutan dan Rizqon Fachri selaku Ketua Panitia Upgrading, dan dilanjutkan sambutan dan ketua umum FOSMI FH UNS 2018 yaitu Achmad Rivaldi. Setelah itu, Faris Anand sebagai pembawa acara mempersilakan Naufal Aminrohman yang berstatus sebagai mahasiswa aktif FK UNS untuk mengisi acara Upgrading dengan beberapa materi terkait organisasi.

Pada intinya, Naufal memutuskan bahwa aspek penting dalam berorganisasi adalah kita saling butuh dan tidak bisa melaksanakan semua hal sendiri. Sebuah Organisasi, konteksnya adalah belajar dengan niat yang kuat. Jika kita memiliki niat yang sudah dipupuk, kita tidak akan goyah di tengah jalan dan bisa memberikan efek yang bermanfaat untuk kedepannya. Pada prinsipnya, lembaga dakwah harus ada kajian, namun pelaksanaan kajian masih dapat dikembangkan tergantung culture fakultas itu sendiri , misal mengadakan kajian di kantin atau cafe dimana tempat tersebut sering digunakan oleh mahasiswa untuk nongkrong saja. Dalam hal ini kita harus bisa membedakan, mana hal yang prinsip dan mana  hal yang dapat dikembangkan. Sehingga pandangan seperti ini harus bisa diinvestasikan. Salah satu kesalahan pada lembaga dakwah yaitu kita terlalu terpaut pada proker daripada pada tujuannya. Selain itu juga perlu untuk menentukan skala prioritas terkait dengan keberkahan waktu.

Semua orang memiliki banyak pilihan dan cara dalam mengatur waktu untuk melaksanakan kegiatannya, namun dalam hal ini terkait dengan keberkahan waktu yaitu membuat waktu menjadi berkah dengan memanfaatkan waktu untuk kebaikan . jadi seakan-akan bukan waktu yang mengatur kita, tapi kita yang mengatur waktu. Kita juga tidak bisa hanya mengedepankan ego masing-masing, karena dalam sebuah organisasi semuannya sama-sama merasa butuh. Hal lain yang penting adalah adanya kebebasan ide untuk memajukan organisasi ke depannya . jangan takut melakukan sesuatu karena tahun lalu belum ada, sebab kita tidak tahu apakah konsep tahun lalu itu paling efektif dan terbaik. Seorang manusia memiliki ruangan untuk kita. Oleh karena itu kita harus melakukan sesuatu hal dengan kemampuan sebaik-baiknya , sebab sepintar apapun manusia tetap tidak bisa memetakan waktu satu detik di depan kita.

Pembekalan materi oleh kak Naufal pun berjalan dengan dua arah dengan adanya beberapa penanya yang mengajukan pertanyaan yang cukup menarik perhatian. Sehingga membuat acara tersebut menjadi lebih seru. Acara pembekalan materi ditutup dengan penyerahan vendel dari prastyoso selaku ketua BPP (Badan Pengembangan Pengurus) kepada kak Naufal selaku pengisi materi kali ini. Lalu masih berlanjut pada acara yang lain yaitu sharing-sharing. Bareng pengurus FOSMI FH UNS tahun sebelumnya dimana peserta Upgrading dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan masing-masing bidang. Sharing-sharing disini bisa menambah wawasan tentang bagaimana menangani suatu hal dalam pelaksanaan proker yng dirasa masih terdapat hambatan,serta pesan buat ke depannya dari pengurus lama pada pengurus yang baru.

Pada pukul 12.00 WIB semua peserta Upgrading  menunaikan ibadah sholat dzuhur di Masjid Rahmi FK UNS, meski tergopoh-gopoh menuju masjid karena saat itu cuaca hujan. Setelah selesai ibadah, semua peserta pun kembali ke joglo FK UNS untuk bersantap makan siang bersama. Kemudian sampailah pada acara yang sudah ditunggu-tunggu, yaitu bermain game. Game yang dimainkan berlangsung asyik dan seru. Karena game ini mengenang permainan zaman TK. Kelompok ikhwan dan akhwat bersahut-sahutan sangat kompak dan semangat. Pada lain kesempatan, ada game yang dimainkan dimana di butuhkan untuk berkonsentrasi, jika kurrang fokus maka akan terkena punishment berupa pipinya dilumuri tepung oleh teman sebelah kanan dan kirinya. Pada bagian game ini dipenuhi kegembiraan dan sorak sorai, apalagi dengan banyaknya peserta yang menjadi cemong  karena mukannya penuh dengan tepung.

Acara selanjutnya, kegiatan yang tidak kalah seru dari game yaitu outbond. Peserta dibagi menjadi beberapa kelompok dan berangkat menuju empat pos yang lokasinya masi di sekitar FK UNS. Outtbond dengan berbagai rangkaian permainan atas kerjasama yang telah disusun oleh pemandu outbond seperti tebak gerak,tebak kata, eat bulaga, serta memindahkan karet dengan sedotan berlangsung seru dan melatih kekompakan. Tepat pukul 15.00 WIB, acara Upgrading ditutup dan selanjutnya dilakukan foto bersama di halaman depan Joglo FK UNS.

Leave a Comment