FOSMI FH UNS MENGGELAR KAJIAN “GO BROWNIS” (Ngobrol with Nisa)

Jum’at (13/04/2018) bertempat di Taman Justicia Fakultas Hukum UNS telah dilaksanakan GO-BROWNIS (Ngobrol With Nisa)  kajian islami lingkup fakultas hukum yang dihadiri oleh segenap pengurus FOSMI dan mahasiswi UNS yang turut hadir mengikuti kajian.

Tema GO-BROWNIS kali ini yaitu MA’RIFATULLAH “The more you know Allah the more you will love him.” kegiatan GO-BROWNIS ini bertujuan untuk memperkuat keimanan dan menigkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Kegiatan GO-BROWNIS yang dimulai pada pukul 11.30 WIB diawali dengan pembacaan Tilawah oleh saudara Difa yang kemudian dilanjutkan sambutan oleh  ketua bidang NISA Khusnul Ma’Riyah ,  lalu dilanjutkan tausiyah yang disampaikan oleh Azizah Fita Wijayanti,Spd selaku sekbid Tabligh dan  Kajian Keislaman IMM Manager Departemen Riset LPR Kriya Mandiri. Salah satu tausiyah dari Azizah Fita Wijayati yaitu Ma’Rifatullah ‘’The more you know Allah the more you will love him’’

Sejak kapan mengenal Allah? Melalui siapa? Masih ragukah anda kepada Allah?  Pertanyaan ini menjadi pembuka yang di awali dengan menyediakan kertas dengan pertanyaan tersebut dan di jawab oleh mahasiswi yang mengikuti kajian ini. Jawabannya macam-macam dan kebanyakan menjawab tidak ragu dengan Allah dan mengenal Allah dengan cara dikenalkan oleh orang tua dengan cara pengenalan maksudnya pemahaman tentang agama islam dan penciptanya.

Ada sebuah kisah dari seorang penyelam di dunia namanya Jeques Joey  beliau menyelam  suatu samudra di dunia lalu setelah beberapa lama di samudra tersebut beliau menemukan sumber air tawar di dasar laut. Beliau berfikir ‘’Bagaimana bisa air tawar tidak bercampur dngan air asin atau laut?’’ Tetapi hal itu bukanlah suatu kebetulan itulah tanda atau bukti dari kuasa Allah.

مَرَجَ ٱلْبَحْرَيْنِ يَلْتَقِيَانِ

Artinya:  Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu, (Ar-Rahman 55:19)

بَيۡنَهُمَا بَرۡزَخٌ لَّا يَبۡغِيَانِ

Artinya :  “Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.’’ (Qs Ar- Rahman:20)

وَهُوَ ٱلَّذِى مَرَجَ ٱلْبَحْرَيْنِ هَٰذَا عَذْبٌ فُرَاتٌ وَهَٰذَا مِلْحٌ أُجَاجٌ وَجَعَلَ بَيْنَهُمَا بَرْزَخًا وَحِجْرًا مَّحْجُورًا

Artinya : “Dan Dialah yang membiarkan dua laut yang mengalir (berdampingan); yang ini tawar lagi segar dan yang lain asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang menghalangi.” (QS Al furqon:53)

Cara mengenal Allah adalah dengan cara mengenal kebesaran Allah seperti sebuah kisah yang sudah disebutkan tadi itu merupakan salah satu dari banyaknya kebesaran Allah. Ilmu untuk lebih mengenal Allah disebut Makrifatullah yaitu ilmu yang mendekatkan kita kepada Allah. Figur  teladan dalam Makrifatullah adalah Nabi Muhammad SAW.  Rasulullah disebutkan yang paling mengenal Allah dan yang paling mengenalnya. Berikut beberapa hal  ketika  kita sudah mengenal Allah yang pertama ialah kita akan takut kepada Allah dan akan takut kepad azab-azabNya, lalu  puncak kesadaran dalam menentukan perjalanan hidup akan lebih terarah, selanjutnya Asas manusia dalam menuntut ilmu Makrifatullah sebagai fondasi tujuan hidup juga akan terarah. Sebagaimana Hadist yang berbunyi ‘’Tafakkaru fi alaillah wa la tafakkaru fi Dzatillah azza wa jalla’’  artinyanya ialah Berfikir-fikirlah perihal tanda-tanda kebesaran Allah (ciptaan Allah), dan jangan berfikir-fikir terhadap Dzat Allah.Jalan kita dalam mengenal Allah ada dua yaitu qouliyah dan qouniyah. Qouliyah maksudnya ialah berdasarkan firmannya Allah, Allah mengirimkan surat cinta Allah kepada kita di dalam Al Qur’an. Sedangkan Qouniyah adalah ciptaan Allah di alam semesta melalui ciptaaNya sebagai contoh ialah tsunami yang berada di Aceh semua luluh lantah kecuali masjid yang tetap berdiri, hal ini merupakan bentuk kebesaran Allah melalui ciptaanNya.

Ketika kita diberikan surat cinta dari Allah maka segeralah dipelajari dan dihafalkan karena isi di dalam Al Qur’an merupakan pedoman bagi seluruh kegiatan manusia. Yang isinya tidak dapat ditiru atau di palsukan maksudnya ialah Al Qur’an  tetap terjaga keasliannya sampai kiamat. Allah maha pemurah dan penyayang untuk orang yang bertaqwa yang diberikan olehNya. Maka dari itu untuk mengenal Allah maka dengan cara mengenal kebesaran Allah jika sudah maka jalankan apa yang diperintahkanNya dan menjauhi laranganNya.

Demikian acara GO-BROWNIS (Ngobrol With Nisa) yang dilaksanakan dengan penuh konsentrasi,bersemangat dan khidmat  ini  yang ditutup pada pukul 12.30 WIB dan diakhiri dengan penyerahan doorprize oleh ketua bidang Nisa yang bernama  Khusnul Ma’Riyah kepada Azizah Fita Wijayanti,Spd selaku penyampai materi. Semoga kajian ini bisa membawa manfaat bagi kita semua.

Leave a Comment